Terima kasih sudah mengingatkan kembali ttg hal ini. Saya jadi teringat dgn cerita pembuka di buku 7 habits-nya Covey.
--- On Sat, 1/9/10, boncelj <

> wrote:
> From: boncelj <

>
> Subject: (Career Consultation) Artikel - Break Break Break
> To:

> Date: Saturday, January 9, 2010, 7:36 AM
> Break …Break…Break !!!
>
> Oleh
>
>
> Arbono Lasmahadi
>
>
>
> Matahari sebentar lagi akan mulai mengendurkan sinarnya ke
> bumi dan undur diri dari penampilannya hari ini. Sang
> rembulan telah bersiap menggantikan peran matahari menyinari
> bumi. Waktu menunjukkan pukul 17.50 WIB, saat sebuah mobil
> ambulance memasuki sebuah rumah sakit terkenal di kawasan
> bisnis di Jakarta. Mobil itu segera bergerak menuju pintu
> masuk ruang gawat darurat. Sesaat kemudian petugas segera
> bergerak dengan gesit mengeluarkan seorang pasien yang
> terlihat tidak berdaya dan tidak mampu menggerakan sebagian
> dari anggota tubuhnya, ke dalam ruang gawat darurat untuk
> segera memberikan bantuan yang diberikan untuk dapat
> menolong pasien itu.• Pasien itu adalah Randy, Direktur
> Pemasaran sebuah perusahaan Fast Moving Consumer Goods•
> asing di Jakarta. Dia baru saja mengalami serangan stroke,
> yang membuatnya terjatuh saat dia melakukan presentasi di
> depan para pimpinanya yang datang dari Grup Perusahaan di
> Eropa. Ini adalah pertama kalinya Randy mengalami serangan
> stroke. Di usia yang relatif muda, 38 tahun, serangan stroke
> ini tentu mengejutkan banyak orang di kantornya.
>
> Sejak beberapa hari terakhir, Randy memang bekerja sangat
> keras untuk mempersiapkan presentasinya hari ini sesempurna
> mungkin. Memang bagi orang sekantornya, Randy dikenal
> sebagai seorang yang workaholic dan perfectionist. Mereka
> sudah maklum kalau melihat Randy keluar kantor lewat pukul 9
> malam. Malah rekan-rekan kerjanya akan terheran-heran bila
> melihat Randy keluar kantor di bawah jam 9 malam. Memang
> dedikasi Randy kepada pekerjaannya patut diacungi jempol.
> Maka tidak heran, beberapa kali ia menerima penghargaan dari
> perusahaannya atas prestasi yang diraihnya. Namun apa daya,
> malang tak dapat ditolak, dan mujur tak dapat diraih, saat
> ini semua dedikasi dan prestasi itu seperti sirna bersama
> dengan tenggelamnya sang surya. Saat ini, Randy terkulai
> lemah di Ruang Gawat Darurat tanpa mampu melakukan apapun,
> tidak seperti dirinya yang penuh vitalitas dan dinamis
> beberapa jam yang lalu.
>
> Kisah Randy di atas memang hanya sebuah kisah fiktif. Namun
> dalam kenyataanya tidak sedikit Randy-Randy lain yang hadir
> di antara kita, dan saya pikir kita pasti tidak ingin
> mengalami kejadian seperti yang menimpa Randy.
>
> Tuntutan pekerjaan yang semakin meningkat, membuat waktu
> yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan seperti
> tidak• pernah cukup. Alhasil, kita bekerja bak sebuah
> mesin yang• bekerja spartan tanpa istirahat. Padahal,
> mesin yang ada di sebuah pabrikpun mempunyai jadwal
>
"overhaul
" atau jadwal pemeliharaan rutin. Maka saya pikir,
> kita mungkin bertindak berlebihan bila memperlakukan pikiran
> dan tubuh kita melebihi perlakukan kita kepada mesin yang
> kita miliki. Padahal, tindakan berlebihan bukanlah hal yang
> sangat tidak dianjurkan di dalam ajaran agama yang kita
> anut.
>
> Kita perlu menggunakan waktu yang kita miliki secara
> berimbang, untuk bekerja• kehidupan sosial, dan
> kehidupan spiritual di luar pekerjaan. Bukankah Allah
> menciptakan kehidupan ini dengan segala keseimbangannya,
> sehingga dunia ini bisa berjalan dengan baik ?• Namun
> manakala keseimbangan itu kita rusak, maka tidak
> mengherankan bila terjadi musibah yang menimpa kita semua.
> Artinya bila kita bekerja berlebihan, melebihi porsi yang
> sewajarnya kita kerjakan, mungkin kejadian yang menimpa
> Randy, bisa jadi terjadi pada diri kita juga. Bila itu
> terjadi, apalah artinya kekayaaan, kemasyhuran dan
> pengharagaan yang kita miliki selama ini ? Maka janganlah
> kita melupakan pentingnya beristirahat. Dengan istirahat,
> diharapkan tubuh kita akan terus dapat berfungsi optimal dan
> memberikan kontribusi positif untuk kita dan lingkungan
> kita,• hingga saat kita nanti menyelesaikan tugas kita
> sebagai khalifah di bumi ini.
>
> Mudah-mudahan tulisan pendek ini dapat selalu mengingatkan
> diri saya pribadi untuk membangun keseimbangan antara
> pekerjaan dan kehidupan sosial dan spiritual. Semoga juga
> tulisan ini dapat memberikan insipirasi bagi semua pihak
> yang membaca tulisan ini.
>
>
> Jakarta, 8 January, 2010
>
>
>
>